Organic Liquid Treatment
04 September 2026 20:04
Organic Liquid Treatment adalah program penelitian oleh Society of Renewable Energy (SRE) Telkom University bersama peternak sapi Kabupaten Bandung Selatan (KBPS) Pangalengan. Penelitian ini muncul dari keprihatinan atas limbah kotoran sapi di Pangalengan yang mencapai lebih dari 400 ton/hari akibat populasi sapi yang tinggi.
Limbah ini tidak terkelola dengan baik sehingga mencemari lingkungan, termasuk Sungai Cisangkuy, dan menghasilkan emisi gas metana yang memperparah pemanasan global. Dampaknya meliputi penurunan kualitas air, gangguan sanitasi, penyebaran patogen, bau menyengat, dan risiko diare bagi masyarakat sekitar.
Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk: mempelajari pengaruh perubahan iklim di Pangalengan, mengetahui dampak treatment terhadap kotoran sapi, dan mengukur kandungan gas metana setelah treatment dilakukan.
Metode penelitian menggunakan dua sampel kotoran sapi: satu diberi organic liquid treatment, satu lagi sebagai kontrol. Kedua sampel difermentasi dalam kondisi terkontrol dengan pemantauan berkala. Volume gas metana yang dihasilkan diukur menggunakan alat yang sesuai, dicatat secara sistematis, lalu dianalisis untuk menilai efektivitas treatment dalam meningkatkan produksi gas metana.
Penelitian ini diharapkan menjadi solusi praktis pengolahan limbah kotoran sapi sekaligus rujukan ilmiah untuk pengembangan selanjutnya.